BOLOGNA – Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso masih menunggu MotoGP 2020 dimulai. Pandemi virus Corona (COVID-19) mengacaukan jadwal MotoGP 2020. Tercatat sudah 10 balapan yang terganggu jadwalnya akibat pandemi tersebut.
Namun, hal tersebut tidak menghentikan Dovizioso untuk berbagi kebaikan. Pembalap berusia 34 tahun itu memberitahu apa yang dibutuhkan seseorang pemula di MotoGP. Dovizioso menyatakan yang paling penting dari semuanya adalah memiliki hasrat dan semangat untuk membalap.

Jalan yang telah dilalui oleh para pemula tidaklah mudah. Banyak kesulitan, kegembiraan dan hal-hal lain yang telah dilalui. Hasrat dan semangat itu harus diaplikasikan para pemula ke MotoGP. Jika tidak memiliki hasrat dan semangat, para pemula akan lebih dekat dengan kata menyerah.
BACA JUGA: Usaha Ducati Rekrut Vinales dan Quartararo Tak Buat Dovizioso Khawatir
“Anda harus mengerti jika ada hasrat nyata untuk menjadi pembalap sejati. Yang penting adalah memiliki banyak semangat, sebelum tiba di MotoGP ada banyak kesulitan, kegembiraan, dan hal-hal lainnya. Dan Anda harus menjalani semuanya. Tetapi pada dasarnya dibutuhkan banyak semangat,” ujar Dovizioso, menyadur dari Tutto Motori Web, Sabtu (25/4/2020).
Hasrat dan semangat jadi pegangan Dovizioso hingga sekarang. Meski Dovizioso belum bisa menjadi juara dunia MotoGP hingga saat ini, tetapi itu tidak menghentikannya untuk berusaha di setiap musim. Dovizioso bahkan menjadi runnerup kejuaraan dalam tiga musim terakhir.
Langkah Dovizioso menjadi juara dunia MotoGP selalu terbentur oleh kehebatan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Kedua pembalap itu kerap bersaing menjadi yang terbaik di akhir kejuaraan. Jika tidak ada pandemi Virus Corona, persaingan Dovizioso dengan Marquez sudah kembali disaksikan oleh para penggemar MotoGP sekarang.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.