Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sang Manajer Ungkap Alasan Quartararo Tak Tergoda Tawaran Ducati

Ezha Herdanu , Jurnalis-Sabtu, 11 April 2020 |05:09 WIB
Sang Manajer Ungkap Alasan Quartararo Tak Tergoda Tawaran Ducati
Fabio Quartararo (Foto: motogp.com)
A
A
A

BARCELONA – Manajer pribadi Fabio Quartararo, Eric Mahe, mengungkapkan alasan utama kliennya lebih memilih untuk menerima tawaran Yamaha untuk jadi pembalap tim pabrikan mereka ketimbang gabung Mission Winnow Ducati di MotoGP musim 2021. Mahe menilai rasa nyaman dan bahagia jadi faktor utama di balik keputusan Quartararo.

Sebagaimana diketahui, masa depan Quartararo sebagai pembalap Tim Yamaha memang sempat kencang dispekulasikan kelanjutannya. Terlebih setelah muncul rumor adanya ketertarikan dari Ducati terhadap rider asal Prancis tersebut.

Fabio  Quartararo

Ketertarikan Tim Ducati kepada Quartararo sendiri sejatinya memang bukan tanpa alasan. Ya, Quartararo memang berhasil menunjukkan performa luar biasa bersama Tim Petronas Yamaha SRT di MotoGP 2019 dengan meraih tujuh podium.

Baca Juga: Razali Siap Jadikan Petronas Yamaha SRT sebagai Tim Terbaik di MotoGP

Manajemen Ducati pun berharap bisa membajak Quartararo dari Tim Yamaha sebagai pembalap mereka sebagai pengganti Andrea Dovizioso yang mulai termakan usia. Namun harapan Ducati untuk bisa menggaet Quartararo sirna setelah ia memastikan diri tetap bertahan dengan naik ke tim pabrikan di MotoGP 2021.

Mahe pun lantas mengungkapkan alasan utama Quartararo tetap bertahan di Tim Yamaha. Mahe menegaskan bahwa Quartararo sama sekali tidak merasa takut untuk mengambil risiko dengan membela Ducati, namun semuanya terasa percuma jika sang pembalap tidak merasa bahagia.

Baca Juga: Quartararo Punya Cara untuk Hilangkan Rasa Kangen Akan Balapan MotoGP

“Bukannya saya tak mau ambil risiko ganti motor, tapi Fabio adalah bos saya. Saat mulai bicara soal masa depan, kami harus paham apa yang harus dilakukan. Hal yang terpenting Fabio bahagia. Ia dapat perlakukan yang baik sejauh ini, jadi kompromi terbaik memang bertahan di Yamaha,” jelas Mahe, seperti disadur dari Marca, Sabtu (11/4/2020).

(Ramdani Bur)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement