PENGAMAT MotoGP, Carlo Pernat mengaku heran dengan Johann Zarco. Pernat merasa pembalap asal Prancis itu cukup aneh karena ia melihat sebenarnya Zarco adalah rider yang kuat, namun entah mengapa karakternya membuatnya sulit berkembang.
Pernat merasa Zarco pembalap yang terlalu baik selayaknya malaikat dan juga mudah sedih serta kecewa. Padahal, Pernat sangat yakin seorang pembalap itu harus berani dan kuat serta tak boleh lemah.
Baca Juga: Start MotoGP 2020 Masih Belum Jelas, Zarco Tak Masalah

Akan tetapi, karakter Zarco yang tak sekuat gaya balapannya membuat rider Reale Avintia itu sulit berkembang. Alhasil, kini Zarco kesulitan menemukan tim terbaik untuk menghadapi kompetisi balap MotoGP.
Andai saja Zarco bisa menguatkan karakternya, maka Pernat sangat yakin ia bisa mejadi pembalap yang menjanjikan. Namun, selama sifatnya masih seperti biasanya maka Pernat ragu Zarco bisa berbicara banyak.
“Zarco adalah pembalap yang aneh. Dia memang kuat, tetapi di sisi karakter dia kehilangan sesuatu. Faktanya, dia kurang konsentrasi sebagai seorang pembalap. Hatinya terlalu malaikat, tanpa titik referensi.
“Saya juga melihatnya seperti orang yang sedih dan pembalap yang sedih tidak pernah menang. Di masa lalu dia meninggalkan Yamaha untuk pergi ke KTM dan kita semua tahu bagaimana akhirnya. Saya pikir mengingat situasi ini, inilah salah satu alasan mengapa Quartararo memutuskan untuk tetap di Yamaha,” tutup Pernat.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.