“Kemenpora juga mengapresiasi sikap kenegarawanan Presiden IOC dan Pemerintah Jepang yang lebih mengutamakan keselamatan seluruh atlet dan semua pihak yang akan terlibat dalam Olimpiade, sehingga Olimpiade diusahakan dapat terlaksana paling lambat musim panas tahun depan,” sambung pernyataan tersebut.
Sekedar informasi, yang ditunda bukan hanya Olimpiade 2020 tetapi juga Paralimpiade 2020 yang seharusnya juga berlangsung di Tokyo, Jepang pada 25 Agustus-6 September. Alhasil, pada tahun depan kedua acara multi-olahraga itu berlangsung bersamaan dengan nama Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020.
“Selain itu, Kemenpora mendukung sepenuhnya kesepakatan tersebut yang memastikan bahwa Olimpiade Tokyo yang akan berlangsung paling lambat tahun depan akan digabung dengan Paralimpiade, sehingga bernama Olympic and Paralympic Games Tokyo 2020,” tutup pernyataan tersebut.
(Ramdani Bur)