NEW YORK – Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, mengakui pihaknya sedang mempertimbangkan beberapa skenario untuk penyelenggaraan Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. Akan tetapi, hingga sejauh ini komitmen menggelar ajang olahraga multicabang terbesar itu tetap tinggi.
Kepastian soal Olimpiade Tokyo 2020 terus menjadi perdebatan. Sebab, beberapa ajang olahraga sudah resmi ditunda. Selain Piala Eropa 2020, ada juga Prancis Open (tenis) yang diundur pelaksanaannya akibat ancaman wabah virus Corona Covid-19.

Baca juga: Presiden IOC Tak Miliki Rencana Batalkan Olimpiade Tokyo 2020
Jepang selaku tuan rumah Olimpiade 2020, termasuk negara dengan kasus positif virus Corona terbanyak. Hingga berita ini diturunkan, terdapat sedikitnya 1.728 kasus positif virus Corona di Negeri Matahari Terbit dengan 42 orang meninggal dunia.
Desakan untuk segera menunda Olimpiade Tokyo 2020 terus menguat. Thomas Bach sendiri mengakui sedang mempertimbangkan beberapa skenario berbeda. Namun, hingga saat ini, rencana untuk menggelar Olimpiade pada 24 Juli hingga 9 Agustus 2020 masih di jalur yang benar.