BOLOGNA – MotoGP 2020 ditunda selama hampir dua bulan karena virus corona (Covid-19). Alhasil, balapan perdana musim ini direncanakan berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol pada Minggu 3 Mei 2020. Meski begitu, belum ada kepastian juga apakah semua berjalan sesuai rencana.
Sebab, semua masih tergantung pada perkembangan penyebaran virus corona. Apabila banyak balapan yang tidak dapat digelar maka bukan tidak mungkin musim ini akan dibatalkan. Sebagaimana diketahui, harus ada minimal 13 balapan dalam satu musim agar kejuaraan dianggap sah.

Jika dalam satu musim balapan yang diselenggarakan kurang dari 13 maka kejuaraan akan dibatalkan. Meski begitu, Manajer Tim Ducati, Gigi DallIgna yakin akan ada 13 balapan yang diselenggarakan pada musim ini.
BACA JUGA: Jika MotoGP Qatar 2020 Digelar, DallIgna Yakin Dovizioso Tuai Hasil Manis
“Situasinya semakin buruk dari hari ke hari. Adalah bodoh untuk membuat rencana hari ini, karena besok kami harus mengubahnya. Akan tetapi, saya yakin kami akan memiliki 13 balapan,” ujar DallIgna, menyadur dari Crash, Rabu (18/3/2020).
Sementara itu, Ducati yang bermarkas di Italia juga tengah menghadapi masalah sendiri. Italia sejak pekan lalu telah mengarantina wilayahnya untuk menekan penyebaran virus corona. Hal itu membuat tidak ada orang yang bisa keluar-masuk Negeri Pizza tersebut secara bebas.
Italia adalah negara dengan jumlah kasus virus corona terbanyak di Benua Eropa. Tercatat ada 27.980 kasus virus corona di Negeri Pizza tersebut per Senin 16 Maret 2020. Jika kondisi di Italia tidak membaik maka Ducati disinyalir akan kesulitan untuk mengikuti MotoGP 2020.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.