Tetsuta Nagashima, Pembalap Jepang yang Menangi Moto2 Qatar 2020

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 09 Maret 2020 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 09 38 2180370 tetsuta-nagashima-pembalap-jepang-yang-menangi-moto2-qatar-2020-Vc3yFswixb.jpg Tetsuta Nagashima. (Foto: Twitter MotoGP)

NAMA Tetsuta Nagashima tengah menjadi perbincangan hangat di publik. Hal tersebut terjadi setelah penampilan yang gemilang berhasil ditunjukkannya kala mentas di Moto2 Grand Prix (GP) Qatar 2020.

Dalam balapan seri pembuka Moto2 musim ini, Nagashima berhasil unjuk gigi. Hanya memulai balapan dari posisi ke-14 di grid, pembalap asal Jepang itu berhasil melesat ke depan dengan begitu cepat hingga akhirnya memenngi perlombaan.

Tetsuta Nagashima

Nagashima naik podium pertama setelah finis dengan catatan waktu 40 menit 0,192 detik. Ia berhasil mengalahkan nama-nama pembalap tersohor di pentas Moto2, seperti Thomas Luthi hingga adik Valentino Rossi, Luca Marini, saat berlomba di Sirkuit Losail, Qatar, pada Minggu 8 Maret 2020 malam WIB.

Tak heran, Nagashima pun kini tengah menarik perhatian besar dari publik. Mengenal lebih jauh sosok pembalap berusia 27 tahun tersebut, Nagashima sejatinya bukan rider yang luar biasa di kelas Moto2. Sebelum meraih kemenangan di Qatar, wajahnya tak pernah menghiasi podium.

BACA JUGA: Hasil Race Moto2 Qatar 2020

Karier balap Nagashima dimulai di kelas Moto2 pada 2013. Pada musim tersebut, ia satu kali menjalani balapan yang terjadi pada seri Jepang. Nagashima yang memperkuat tim Motobi kala itu pun hanya bisa menyelesaikan perlombaan di urutan ke-20.

Setelah itu, Nagashima mendapat kesempatan lebih banyak untuk menjalani balapan pada 2014. Ia tercatat membela dua tim pada musim itu, yakni TSR dan NTS. Bersama TSR, pembalap yang lahir di Kanagawa 2 Juli 1992 itu menjalani 11 balapan, di mana satu di antaranya gagal finis. Sementara dengan NTS, ia menjalani satu balapan pada seri pentup yang digelar di Valencia.

Pada 2016, Nagashima kembali belum bisa tampil konsisten di Moto2. Ia hanya menjalani dua balapan pada musim tersebut bersama Kalex yang terjadi di GP Aragon dan Jepang. Baru pada 2017, Nagashima dikontrak secara resmi untuk memperkuat Kalex.

Musimnya tak berjalan mulus kala itu. Dari 18 balapan yang dijalani, hasil terbaik yang didapat Nagashima hanyalah finis di urutan ke-10 yang terjadi di seri Malaysia. Sisanya, ia terus tercecer dari posisi 15 besar.

Kondisi yang tak jauh berbeda terlihat pada musim 2018 dan 2019. Nagashima perlahan mulai bisa menunjukkan peningkatan dalam penampilannya yang dibuktikan dengan beberapa kali finis di 10 besar. Bahkan, pada Moto2 GP Belanda 2019, ia menyelesaikan perlombaan di posisi kelima. Pada akhir musim, Nagashima pun menempati urutan ke-14 di klasemen akhir pembalap Moto2.

Dengan catatan tersebut, sosok Nagashima tentu saja tak berada di daftar favorit dalam balapan seri perdana Moto2 2020. Apalagi, pembalap yang kini memperkuat KTM itu hanya bisa menempati posisi ke-14 dalam kualifikasi. Tetapi, secara mengejutkan, Nagashima berhasil merebut kemenangan. Podium pertama di Qatar pun menjadi kemenangan perdana yang diraihnya di kelas Moto2.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini