DOHA – Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 akan dimulai pada Minggu 8 Maret, di mana Sirkuit Losail, Qatar, bakal digunakan untuk menghelat seri pembuka. Jelang balapan tersebut, Manajer Tim KTM Tech3, Herve Poncharal, justru tak yakin pembalapnya, Miguel Oliveira, akan finis di posisi 10 besar.
Poncharal menerangkan bahwa Oliveira bukanlah tipikal pembalap yang mampu menorehkan catatan waktu fantastis. Itulah mengapa ia tak heran jika Oliveira kerap kesulitan untuk bisa mendapatkan posisi start yang baik untuk balapan.
Baca juga: Petronas Yamaha SRT Pede Tatap MotoGP Qatar 2020

Kendati demikian, Poncharal mengakui bakat balapan yang dimiliki Oliveira. Sebab, meski tidak start dari jajaran depan, Oliveira mampu tampil sebagai pemenang balapan. Hal itu ditunjukkan Oliveira saat ia mentas di Kejuaraan Dunia Moto2 2018.
Pada tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Oliveira juga menunjukkan performa yang cukup bagus, di mana dirinya mampu finis ke-11 pada hari ketiga. Sayangnya, saat tes pramusim di Sirkuit Losail, pembalap asal Portugal itu kesulitan untuk menandingi para pesaingnya. Itulah yang membuat Poncharal ragu Oliveira bakal finis di posisi 10 besar.
“Miguel tidak pernah menjadi pembalap dengan hasil kualifikasi yang hebat. Saya ingat Kejuaraan Dunia Moto2 2018 di Mugello dan Barcelona. Dia memenangkan Grand Prix di sana dari posisi start ke-17 dan 18. Saya pikir Miguel akan terlihat bagus di balapan,” jelas Poncharal, menukil dari Speedweek, Minggu (1/3/2020).
“Akan tetapi, saya pikir 10 besar akan menyulitkannya di awal musim di Qatar, karena kami mengalami sedikit kesulitan saat menguji di Losail daripada di Sepang. Kinerja di Malaysia sedikit lebih baik. Namun, pada hari terakhir masih ada perbaikan yang bagus di Qatar dan kondisi di Grand Prix bisa berbeda,” tandas Poncharal.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)