MADRID – CEO Dorna Sport (Promotor MotoGP), Carlo Ezpeleta, mengatakan bahwa masalah antara dua pembalap top, Valentino Rossi dan Marc Marquez, yang terjadi di MotoGP Malaysia 2015 belum sepenuhnya selesai. Hal ini dinilai Ezpeleta dari sikap keduanya yang tampak masih menunjukkan perselisihan saat mentas di MotoGP.
Rossi dan Marquez memang terlibat insiden saat menjalani balapan di Sirkuit Sepang pada 2015 hingga menarik perhatian besar dari publik. Pada balapan tersebut, Rossi menuding Marquez sengaja memperlambat laju motornya demi membantu Jorge Lorenzo menjadi kampiun MotoGP 2015.

Kesal karena terus dipepet, Rossi menendang Marquez hingga terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan. Akibat insiden itu, Rossi dihukum start dari baris belakang saat mentas di seri terakhir MotoGP 2015 yang berlangsung di Sirkuit Valencia. Akibat hukuman ini, Rossi dipastikan gagal menjadi kampiun karena kalah lima poin dari Lorenzo di klasemen akhir.
BACA JUGA: Zarco Sebut Lorenzo Tunda Keputusan Pensiun karena Uang
Sejak saat itu, hubungan Rossi dan Marquez pun diketahui kian merenggang. Insiden-insiden yang terjadi setelah itu pun semakin memperburuk hubungan kedua pembalap. Meski sempat menyatakan bahwa mereka sudah memiliki hubungan baik, Ezpeleta memastikan bahwa hubungan keduanya masih panas.
Masalah yang terjadi di Sepang pada 2015 itu pun dipastikan belum bisa dilupakan oleh keduanya. Apalagi, mereka dipastikan masih akan bersaing di ajang yang sama pada musim 2020.
“Tidak (masalah Rossi dengan Marquez pada 2015 belum terselesaikan). Sudah selesai untuk umum, tapi belum benar-benar selesai sebenarnya. Saya tidak berada di dalam kepala mereka, tapi saya bisa melihat selama pertemuan Grand Prix bagaimana keadaan sebenarnya dan mereka belum menyelesaikannya,” ujar Ezpeleta, sebagaimana dikutip dari GP One, Selasa (18/2/2020).
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.