Semua itu membuktikan Yamaha benar-benar tak berkembang. Jadi, ia mau hal tersebut tak terulang lagi di MotoGP 2020. Ia mau seluruh kru dan pembalap berusaha untuk membuat musim baru nanti menjadi sebuah langkah Yamaha untuk kembali berada di depan.
“Saat di awal musim (MotoGP 2019), kami benar-benar gugup, hingga akhirnya kami berhasil memenangkan balapan di Assen. Kami sebenarnya selalu mencoba untuk meningkatkan tenaga mesin kami, namun di 2019 Honda justru mampu mencapai kecepatan Ducati dan KTM juga semakin cepat. Hal tersebut membuktikan Yamaha bergerak lamban ketimbang yang lain dan itu membuat kedua pembalap kami menjadi kesulitan,” cerita Sumi, melansir dari GPOne, Senin (3/2/2020).
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.