“Balap motor adalah olahraga yang bisa melukai diri Anda. Kecepatan motor sangat tinggi dan para pembalap hanya mendapat perlindungan minimal dari jaket dan helm. Ketika Anda terjatuh pada kecepatan tinggi, cedera akan selalu mengintai,” tutur Loris Capirossi, dikutip dari Corse di Moto, Selasa (7/1/2020).
“Menurut saya, hanya kecelakaan parah saja yang bisa hentikan Marc Marquez dari catatan rekor. Sayangnya, dia sudah mulai jarang terjatuh ketika balapan. Dia lebih sering celaka saat latihan dan tes karena selalu berusaha mencari batasan dari motor,” pungkas pria berpaspor Italia itu.

Marc Marquez memang sudah membalap dengan penuh perhitungan pada beberapa tahun terakhir. Pembalap Repsol Honda itu kerap bermain aman demi meminimalkan risiko cedera ketika terjatuh. Pengalaman buruk, yaitu gagal menjadi juara dunia pada MotoGP 2015, membuat Marquez akhirnya mengubah cara pandang terhadap balapan.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.