TAVULLIA – MotoGP 2020 akan menjadi musim yang krusial buat Valentino Rossi. Selain memutuskan mengganti kepala krunya dari Silvano Galbusera ke David Munoz, The Doctor juga kehilangan pelatih kebugaran pribadinya, Luca Cadalora, yang sudah bersama sejak tiga tahun terakhir.
Pria berkebangsaan Italia itu tidak begitu saja melupakan Valentino Rossi. Luca Cadalora bahkan menyarankan agar pembalap berusia 40 tahun itu menunjukkan performa ciamik pada paruh pertama musim balap MotoGP 2020. Sebab, waktu-waktu itu sangat krusial bagi Tim Monster Energy Yamaha.

Baca juga: Kisah Rossi saat Start Terakhir di MotoGP Valencia 2015
Sekadar informasi, kontrak kedua pembalap tim pabrikan Yamaha akan habis pada akhir musim 2020. Valentino Rossi sendiri tengah mempertimbangkan opsi untuk melanjutkan karier atau pensiun ketika kontraknya habis. Dalam situasi tersebut, maka periode Februari-April 2020 akan krusial buat kedua pihak.
“Valentino punya keinginan untuk melanjutkan kariernya usai 2020. Dia hanya harus bekerja dengan baik pada awal-awal kejuaraan musim depan,” tutur Luca Cadalora, dikutip dari Corse di Moto, Jumat (20/12/2019).
“Valentino selalu memulai musim dengan baik. Musim lalu saja dia mendapat dua podium dari empat balapan awal, lalu mengalami masalah dengan motor. Menurut saya, capaian itu adalah dasar yang bagus untuk memulai kembali dengan cara yang lebih kompetitif dan meyakinkan,” imbuhnya.

Tim Monster Energy Yamaha sendiri berada dalam tekanan untuk memilih para pembalap di MotoGP 2021. Duet Valentino Rossi dan Maverick Vinales sudah pasti menjadi pilihan ideal dari segala sisi. Akan tetapi, talenta hebat Fabio Quartararo yang mencuat di MotoGP 2019 tentu terlalu sayang untuk diabaikan begitu saja dan rawan diincar pabrikan lain.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.