Share

Seni Bela Diri Taekwondo Diperkenalkan kepada Masyarakat Surabaya

Syaiful Islam, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 09:33 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 09 43 2139562 seni-bela-diri-taekwondo-diperkenalkan-kepada-masyarakat-surabaya-j8tjecDNdk.jpg Masyarakat Surabaya mendapatkan seminar pelatihan Taekwondo. (Foto: Syaiful Islam/Okezone)

SURABAYA - Seni bela diri taekwondo kembali diperkenalkan kepada masyarakat Surabaya, Jawa Timur. Sebab, taekwondo sendiri sebelumnya sempat vakum setelah populer di era 70-an.

Pengenalan taekwondo ini melalui seminar yang digelar Indonesia International Taekwon-Do Federation (ITF) di Club House Regency Surabaya, Minggu 8 Desember 2019. Acara tersebut bertema the art of Taekwondo.

Taekwondo

Kegiatan ini diikuti sejumlah instruktur dari beberapa perguruan bela diri pada berbagai daerah di Indonesia. Para peserta sangat antusias mengikuti seminar tersebut.

"Seminar ini digelar untuk mengenalkan kembali seni bela diri yang dikembangkan taekwondo ITF. Taekwondo ini sempat populer pada era 70-an. Tapi setelah itu vakum," terang Dan VI Chief Instructor Indonesia ITF, Chandra Lesmana Hadi.

Menurut Chandra, pihaknya kembali mengenalkan kepada publik bahwa saat ini ada taekwondo ITF di Indonesia. Di dunia organisasi yang menaungi taekwondo ada dua yakni World Taekwondo Federation (WTF) dan ITF.

"Walaupun berakar sama, namun keduanya memiliki perbedaan di mana lebih menekankan pada konsep berfikir. Artinya, setiap gerakan yang dilatih harus dimengerti fungsi dan tujuannya," papar Chandra.

Perbedaan lainnya ada di peraturan saat pertandingan. Dalam ITF ada 5 kategori pertandingan yaitu : Pertarungan, Jurus, Pemecahan Benda Keras, Spesial Teknik dan Beladiri.

Dalam Pertarungan ITF di wajibkan memakai pelindung tangan dan kaki serta pelindung kepala karena diperbolehkan untuk memukul di bagian wajah, sedangkan di WTF hal memukul di bagian tersebut tidak diperbolehkan. Perbedaan-perbedaan peraturan dalam pertandingan inilah yang tengah disatukan. Saat ini, induk kedua organisasi tersebut tengah bertemu untuk menyatukan visi. Nanti dimungkinkan ada federasi baru.

Taekwondo

"Indonesia ITF aktif dalam mengikuti event-event kejuaraan baik dalam tingkat nasional maupun tingkat internasional. Di antaranya mengikuti kejuaraan di Singapura, Malaysia dan Bulgaria. Kontingen Indonesia ITF kerap mendapatkan medali," ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya optimis taekwondo ITF tidak hanya dikenal oleh masyarakat luas, tapi menjadi sarana bagi yang ingin belajar seni bela diri dan untuk meraih prestasi. Ini berkat dukungan penuh Presiden Indonesia ITF, Rudijanto Tanoesodibjo serta Prof Ri Yong Son sebagai Presiden ITF Taekwon-Do Dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini