nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Edgar Xavier Ungkap Pesan sang Ayah Sebelum Meninggal

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 04 Desember 2019 07:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 04 43 2137680 edgar-xavier-ungkap-pesan-sang-ayah-sebelum-meninggal-3v1tKdf3bv.jpg Atlet Wushu Indonesia, Edgar Xavier Marvelo (Foto: Instagram Edgar)

MANILA – Prestasi membanggakan dibuat oleh pewushu Indonesia, Edgar Xavier Marvelo, lantaran mampu meraih medali emas di ajang SEA Games 2019. Luar biasanya, medali emas itu didapat Edgar saat ia harus bertanding dalam keadaan berduka. Sebab, sebelum berlaga Edgar mendapat kabar bahwa ayahnya meninggal dunia.

Tak ayal, ketika Edgar menyelesaikan pertandingan dan berhasil meraih medali emas, tangis pun terpecah. Dua medali emas berhasil direbut Edgar yang turun di nomor Taolu Daoshu/Gunshu putra dan Taolu Duilian putra.

Baca juga: Indra Sjafri Sebut Persaingan di Grup B Semakin Menarik

Edgar Xavier Marvelo

Edgar sendiri sebenarnya sempat berbicara dengan sang ayah, Lo Tjhiang Meng (Ameng), sebelum sang ayah meninggal dunia pada Selasa 3 Desember 2019 pukul 01.00 WIB. Dalam percakapan tersebut, sang ayah berpesan kepada Edgar untuk tidak meninggalkan wushu dan tetap berlatih agar bisa tampil apik di SEA Games 2019. Hal itu pun pada akhirnya diwujudkan oleh Edgar.

"Ya, saya memang sempat berbicara dengan papa sebelum alat bantu medisnya dicabut. Dan, papa berpesan agar saya tidak meninggalkan wushu dan tampil lebih baik lagi untuk bisa meraih emas pada SEA Games Filipina 2019," kata Edgar Xavier Marvelo sembari menahan isak tangis, Rabu (4/12/2019).

Kepala Pelatih Tim Wushu Indonesia, Novita, menerangkan bahwa pada awalnya sebenarnya berat untuk menyampaikan kabar duka mengenai meninggalnya Ameng kepada Edgar. Akan tetapi, Edgar mampu tetap tegar dan menjalani pertandingan dengan baik. Berkat penampilan Edgar yang apik itu, Tim Wushu Indonesia mampu memenuhi target dua emas dari nomor Taulo.

Edgar Xavier Marvelo

"Ya, kita tidak tidur sampai pukul 06.00 pagi sebelum mengambil keputusan untuk memberitahukan kabar duka tersebut. Saat itu, kita terus memberikan pengertian dan memintanya untuk meluapkan kesedihan sebelum tampil. Akhirnya, Edgar sempat mau menumpahkan kesedihan selama setengah jam sebelum pertandingan. Alhamdulilah dia tegar dan mampu mengatasi kesedihan sehingga tidak mengganggu penampilannya," kata Novita.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini