MANILA – Penyelenggaraan SEA Games 2019 di Filipina terancam Topan Kammuri yang diprediksi akan berlangsung pada awal Desember. Panitia Penyelenggara SEA Games Filipina (PHISGOC) pun sedang menyusun rencana untuk bersiap menghadapi Topan Kammuri yang bisa saja memengaruhi beberapa venue untuk gelaran ajang dua tahunan tersebut.
Direktur Eksekutif PHISGOC, Tom Carrasco, mengatakan akan bertemu dengan manajer venue untuk membahas gangguan cuaca yang akan datang. Kemungkinan pun hujan besar dan angin kencang akan terjadi di Luzon Tengah dan Selatan, termasuk Metro Manila.

Menurut biro cuaca di Filipina, Topan Kammuri akan memiliki efek langsung terhadap gelaran SEA Games pada 3 dan 4 Desember 2019. Beberapa cabor outdoor bisa saja akan terancam untuk menggelar pertandingan pada tanggal tersebut.
Baca juga Tiket Closing Ceremony SEA Games 2019 Gratis
Sebut saja seperti beberapa cabor di Subic pada bertanding pada tanggal tersebut adalah berlayar, kano dan kayak, bola voli pantai, dan pentathlon modern. Di Clark, pertandingan bisbol dan sofbol juga akan di pertandingkan pada kedua hari tersebut.
Meski demikian, PHISGOC mengatakan akan berkonsultasi dengan chef de mission masing-masin negara untuk mempersiapkan kemungkinan pengaturan jadwal ulang. Namun Carrasco memastikan SEA Games 2019 tidak akan melampaui jadwal yang ditetapkan yakni ditutup pada 11 Desember 2019.

“Dalam hal ini, kami memiliki waktu kosong atau hari istirahat yang bisa kami manfaatkan. Tapi yang pasti, gelaran SEA Games 2019 tidak akan melampaui 11 Desember 2019,” ungkap Carrasco, mengutip dari Sport Inquirer, Sabtu (30/11/2019).
(Bagas Abdiel)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.