
“Setelah melihat apa yang telah dimenangkan Valentino (Rossi), dia dapat dan harus memutuskan kapan harus berhenti. Tentu saja jika Anda bertanya kepada saya apa yang akan saya lakukan, itu adalah cerita lain. Ketika saya mulai tidak menang, mereka mengatakan bahwa saya sudah selesai, saya merasa terhina,” ujar Agostini, seperti yang dikutip dari Tuttomotoriweb, Rabu (30/10/2019).
“Saya berlari untuk kebahagiaan yang saya berikan kepada para penggemar. Ketika saya memutuskan untuk pergi, saya meneteskan air mata karena meninggalkan cinta yang besar. Pilihan ditentukan oleh hasilnya, bahkan jika saya pikir saya masih kuat untuk melanjutkannya,” pungkasnya.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.