Share

Gagal Tembus Pasangan Jepang, Greysia/Apriyani: Kami Kecolongan Lagi

Bagas Abdiel, Jurnalis · Sabtu 21 September 2019 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 21 40 2107588 gagal-tembus-pasangan-jepang-greysia-apriyani-kami-kecolongan-lagi-2bBTfELLCy.jpg Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Foto: PBSI)

CHANGZHOU – Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, menyesalkan kegagalan mereka di perempatfinal China Open 2019 Super 1000 pada Jumat 20 September 2019 malam WIB. Pasangan yang diunggulkan di tempat kelima itu menyerah dari wakil Jepang, Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi.

Melalui perjuangan satu jam 12 menit, Greysia/Apriyani akhirnya menyerah dari pasangan peringkat tiga dunia itu dengan skor 19-21, 21-19, dan 16-21. Greysia/Apriyani mengaku sudah berjuang mati-matian, tetapi kembali kecolongan dalam adu strategi, terutama pada set penentuan.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Foto: PBSI)

“Kami kecolongan lagi, kami sudah adu strategi, mereka lebih unggul di game pertama dan game ketiga, kami kalah strategi,” ungkap Greysia, mengutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (21/9/2019).

Baca juga Fajar/Rian Senang Bisa Lawan Marcus/Kevin di Semifinal China Open 2019

“Kami sudah coba untuk bermain dengan strategi seperti di game kedua, tapi mereka juga berubah ubah terus strateginya. Di game ketiga kami kurang cepat reaksinya atas pergantian strategi mereka,” tambah Greysia.

Serupa dengan Greysia, Apriyani juga menyebut pola permainan pasangan Jepang yang sering berubah-ubah sering menyulitkan mereka. Kekalahan ini pun semakin menambah buruk rekor pertemuan Greysia/Apriyani kala bertemu Matsumoto/Takahashi. Dari 12 pertemuan, Greysia/Apriyani hanya mampu menang dua kali, sementara 10 lainnya menderita kekalahan.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Foto: PBSI)

“Kalau untuk pola main imbang, tapi lawan bisa ganti-ganti pola terus. Kami masih kurang berani dan enggak tahan polanya, langsung ikut berubah juga,” pungkas Apriyani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini