Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lin Jarvis: Yamaha Mulai Tersesat Setelah Lorenzo Pergi

Djanti Virantika , Jurnalis-Kamis, 08 Agustus 2019 |13:29 WIB
Lin Jarvis: Yamaha Mulai Tersesat Setelah Lorenzo Pergi
Jorge Lorenzo. (Foto: AFP)
A
A
A

SPIELBERG – Manajer Tim Yamaha, Lin Jarvis, mengamini adanya masalah terhadap kinerja motor timnya dalam beberapa tahun terakhir ini. Kondisi tersebut diklaim mulai terjadi sejak kepergian Jorge Lorenzo dari Yamaha, tepatnya pada akhir musim 2016.

Yamaha kini memang tengah kesulitan untuk bisa bersaing di ajang MotoGP. Mereka minim kemenangan di setiap musimnya. Musim ini, Yamaha baru satu kali meraih kemenangan, tepatnya di MotoGP Belanda 2019 lewat aksi Maverick Vinales.

BACA JUGA: Lorenzo Berpotensi Perpanjang Absennya hingga MotoGP Inggris 2019

Sementara pembalap gaeknya, Valentino Rossi, ia sudah lama sekali belum meraih kemenangan. Podium pertama terakhir kali diraihnya pada 2017 tepatnya saat mentas di Sirkuit Assen, Belana. Setelah itu, The Doctor –julukan Rossi– harus berpuasa panjang.

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi

Melihat kondisi ini, Jarvis pun berkomentar. Ia tak menampik adanya penurunan performa pada kendaraan Yamaha yang mulai terjadi sejak Lorenzo hijrah ke Ducati. Tetapi, ia memastikan bahwa kondisi ini bukanlah dampak dari kepergian Lorenzo.

Jarvis mengatakan masalah muncul lantaran Yamaha mengabaikan perubahan komponen elektronik yang terjadi di kelas MotoGP. Akibatnya, mereka terlambat untuk melakukan adaptasi dan tertinggal dari tim-tim lainnya yang sudah berkembang pesat.

Penampilan Valentino Rossi di MotoGP 2019

"Ketika Jorge (Lorenzo) pergi, kami tersesat. Tetapi, hal ini tidak terjadi karena kepergian Lorenzo. Kesulitan terbesar terjadi karena perkenalan komponen elektronik yang terintegrasi. Pada 2016, itu tidak buruk karena tim-tim lain lebih dahulu berubah. Tetapi, pada 2017, kami tertinggal dan belum bisa mengejar,” ujar Jarvis, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Kamis (8/8/2019).

"Dampak dari input ECU dan khususnya perangkat lunak yang satu lebih besar daripada yang disebabkan oleh kepergian Jorge. Kami meremehkan efek dari perubahan ini dan kami harus membayar harganya, itulah yang sangat mengejutkan kami,” tukasnya.

(Djanti Virantika)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement