nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tardozzi Optimis Ducati Lebih Baik di Paruh Kedua Musim

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Selasa 23 Juli 2019 00:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 22 38 2082259 tardozzi-optimis-ducati-lebih-baik-di-paruh-kedua-musim-U9i3y4TG8h.jpg Dua pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci (Foto: Twitter/Ducati)

BOLOGNA – Tim Ducati masih kesulitan bersaing untuk podium di paruh pertama MotoGP 2019 ini. Alih-alih menyaingi Repsol Honda, mereka justru gagal menunjukkan penampilan konsisten hingga seri kesembilan musim ini. Kendati begitu, Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, mengaku yakin timnya bakal segera bangkit di paruh kedua nanti.

Tardozzi sendiri memang mengakui kalau kedua pembalapnya, yakni Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci masih belum meraih hasil maksimal sejak awal musim. Kendati demikian, Tardozzi mengaku cukup optimis para pembalapnya itu bisa segera bangkit dan kembali bersaing usai jeda paruh musim ini.

Baca juga: Kepala Kru Marquez: Dovizioso Tidak Berkerja Sendirian Lagi di Ducati

Andrea Dovizioso di MotoGP Belanda 2019

Tim pabrikan Italia itu memang diketahui cukup banyak melakukan perubahan sejak balapan awal musim kemarin. Terbaru, pabrikan Italia itu juga membawa sasis baru saat tampil di seri Belanda kemarin guna meraih hasil lebih baik. Kendati demikian, beberapa perubahan tersebut dinilai Tardozzi belum mampu membawa timnya bersaing dengan pabrikan lain musim ini.

“Masalahnya selalu sama. Dovizioso benar, kami sudah tahu ini. Kami berusaha mengatasinya dengan membawa sasis baru ke Assen, perangkat yang diapresiasi meski tak mengatasi semua masalah. Evolusi tentu butuh waktu, dan ini hanya bisa diraih lewat berbagai langkah. Saya yakin kami bisa berhasil,” ujar Tardozzi, melansir dari laman GPOne, Selasa (23/7/2019).

Petrucci diharapkan lebih bersaing musim depan

"Marc (Marquez) tak salah, dan saya juga tak meremehkan Alex Rins dan Suzuki. Tapi memang sangat sulit melawan Marc. Ia terbukti sangat konsisten dengan hasilnya, dan inilah hal yang paling memberatkan. Jelas bukan kebetulan ia jadi 5 kali menjuarai MotoGP selama 6 tahun terakhir. Selamat untuknya, begitu juga Honda, yang telah mengalami kemajuan besar,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini