AALST – Pembalap penguji Tim Honda, Stefan Bradl, nyatanya memiliki mimpi untuk bisa tampil di ajang MotoGP. Kendati begitu, Bradl hanya menginginkan tampil sebagai pembalap Tim Honda. Pasalnya, ia sudah merasa nyaman mengendarai RC213V.
Pada musim balap 2011, Bradl merupakan juara dunia kelas Moto2. Hal itu membuat ia diangkat untuk tampil di ajang MotoGP pada 2012 sebagai pembalap satelit Tim Honda. Meski prestasi Bradl tak bisa dikatakan buruk sebagai pembalap tim satelit, namun ia tidak bisa bersaing di jajaran depan.
(Baca juga: Puig: Marquez Pembalap Nomor 1)

Setelah tiga musim membela LCR Honda, pada 2015 Bradl pindah ke Tim Pabrikan Aprilia. Alih-alih berusaha untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, Bradl justru mengalami penurunan performa. Pada musim 2016 ia finis di posisi ke-16 klasemen pembalap.
Kondisi tersebut membuat Bradl hengkang ke ajang superbike pada musim 2017. Pembalap berpaspor Jerman itu baru kembali ke ajang MotoGP pada musim 2018. Akan tetapi, statusnya hanya sebagai pembalap penguji Tim Honda dan bertahan sampai sekarang.