BARCELONA – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, cukup puas dengan hasil tes pascabalap di MotoGP Catalunya 2019. Akan tetapi, El Diablo sedikit kecewa tidak bisa menorehkan banyak putaran karena terhambat efek samping pasca-operasi bedah pada tangan kanannya.
Dibandingkan pembalap lain, Fabio Quartararo memang cukup sebentar berada di lintasan, yakni 56 putaran. Hal itu dikarenakan kondisi otot lengan kanannya yang sedikit kaku usai menjalani balapan yang intens pada Minggu 16 Juni 2019 malam WIB di Sirkuit Catalunya.

(Baca juga: Quartararo Ungkap Kondisi Lengannya Usai Tampil di MotoGP Catalunya 2019)
Meski sebentar, tes tersebut cukup menggembirakan buat Quartararo karena berhasil menguji banyak hal. Salah satu yang membuatnya senang adalah peningkatan saat motor keluar dari tikungan yang dapat memperpanjang usia ban.
“Kami tidak berhasil melahap lebih banyak putaran karena saya merasa otot lengan kanan sangat kaku setelah balapan sepanjang akhir pekan. Namun, kami menjalani hari yang positif karena berhasil mengerjakan banyak hal pada sisi elektronik,” tutur Fabio Quartararo, dikutip dari laman resmi Yamaha Racing, Jumat (21/6/2019).
“Sebagai tambahan, kami menemukan sesuatu yang spesial saat keluar tikungan yang dapat membantu menjaga usia ban pada akhir balapan. Kami berharap dapat mencobanya saat sesi latihan di balapan berikut,” imbuh pembalap berpaspor Prancis tersebut.

Fabio Quartararo menempati urutan kelima dalam tes pascabalap di Sirkuit Catalunya pada Senin 17 Juni 2019 malam WIB. Ia mencatatkan waktu satu putaran tercepat 1 menit 39,428 detik atau berselisih 0,461 detik dari Maverick Vinales di urutan teratas.
(Fetra Hariandja)