“Namun (ban) saya terlalu lunak (kompon ban) ketika trek cukup kering, dan kemudian (trek) menjadi lebih basah ketika saya menggunakan medium. Saya bisa saja berada di baris pertama atau kedua, tetapi sebaliknya saya berada di urutan kedelapan dan di baris ketiga. Ini hasil kualifikasi terbaik tahun ini, tetapi bisa lebih baik dengan keputusan yang berbeda,” sambungnya.

Kendati kecewa dengan hasil kualifikasi yang didapatkannya tetapi posisi delapan merupakan hal yang baik bagi Lorenzo. Rekan setim Marc Marquez itu harus mampu memanfaatkan posisi start-nya secara maksimal agar meraih hasil terbaik di MotoGP Prancis 2019.
Lorenzo pun memiliki catatan manis pada balapan yang digelar di Sirkuit Le Mans. Sebab, ia merupakan pembalap dengan koleksi kemenangan terbanyak di Sirkuit Le Mans dalam era MotoGP. X-Fuera –julukan Lorenzo– adalah raja Sirkuit Le Mans dengan koleksi lima kemenangan. Rekor itu diyakini akan menambah kepercayaan diri Lorenzo mengaspal di Sirkuit Le Mans.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.