nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahsan/Hendra Jadi Wakil Terakhir Indonesia yang Lolos ke Final

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 04 Mei 2019 15:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 04 40 2051496 ahsan-hendra-jadi-wakil-terakhir-indonesia-yang-lolos-ke-final-3pIFdwjRy7.jpg Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan (Foto: Laman PBSI)

AUCKLAND – Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjadi wakil terakhir Indonesia yang lolos ke partai final kejuaraan Selandia Baru Open 2019. Menghadapi pasangan ganda putra asal Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong, di semifinal, Ahsan/Hendra harus susah payah menang tiga gim dengan skor 21-19, 18-21, dan 21-14.

Pada awal-awal gim pertama, Ahsan/Hendra sebenarnya sempat tertinggal 1-4. Kendati demikian, ganda berperingkat empat dunia itu mampu memaksa pertandingan berlangsung ketat 9-9. Meski kemudian interval pertama ditutup oleh Goh/Tan, namun Ahsan/Hendra bisa bangkit di gim kedua. Ahsan/Hendra bahkan sempat unggul 14-11, sebelum pada akhirnya mengamankan gim pertama 21-19.

(Baca juga: Jonatan Christie Rebut Tiket Final Selandia Baru Open 2019)

Goh V Shem/Tan Wee Kiong

Memasuki gim kedua, Ahsan/Hendra yang mencoba menjaga momentum berkali-kali mampu mengungguli Goh/Tan. Akan tetapi, bekali-kali pula perolehan poin Ahsan/Hendra dikejar. Sempat memimpin 9-7, Ahsan/Hendra justru disalip menjadi 10-14. Walau pasangan Indonesia sempat menyamakan skor 16-16, namun Goh/Tan yang mendapat hawa segar berhasil memenangkan gim kedua 18-21.

Pada gim penentuan, Ahsan/Hendra tampil garang sejak awal laga. Juara All England 2019 itu meninggalkan pasangan Malaysia 8-4. Goh/Tan sebenarnya sempat mengejar, di mana mereka menyamakan keadaan 11-11. Kendati demikian, Ahsan/Hendra tak goyah dan menutup permainan dengan cepat 21-14.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan

Dengan kemenangan tersebut, Ahsan/Hendra berhak melaju ke partai puncak, menyusul dua wakil Indonesia lainnya, yakni Praven Jordan/Melati Daeva dan Jonatan Christie. Di final, Ahsan/Hendra akan berhadapan dengan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini