nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dewan Penasihat PBSI Sebut Tontowi/Liliyana Cerminan Indonesia

Andika Pratama, Jurnalis · Minggu 28 April 2019 20:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 28 40 2049116 dewan-penasihat-pbsi-sebut-tontowi-liliyana-cerminan-indonesia-fShJWICaK5.jpg Perayaan HUT Ke-50 PB Djarum (Foto: Andika Pratama/Okezone)

KUDUS - Dewan Penasihat PBSI, Hamid Awaludin, menyanjung legenda ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sebagai cerminan Nusantara. Hal itu diungkap Hamid dalam acara Peluncuran Buku 'Perjalanan Emas Bulu Tangkis' di Wisma Ploso, Kudus, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (28/4/2018). Acara itu merupakan bagian dari HUT PB Djarum yang ke-50.

Dalam acara itu dirilis empat buku yakni Setengah Abad PB Djarum; Dari Kudus Menuju Prestasi Dunia, Butet Legenda Sejati, Jejak Langkah Owi-Butet dan Kiprah Ahsan-Hendra. Hamid sendiri pun adalah penulis dari salah satu buku yang dirilis hari ini. Buku hasil karya tulis Hamid ialah Butet Legenda Sejati.

(Baca juga: Susi Susanti: PB Djarum Itu Keluarga)

 Liliyana Natsir

Hamid menilai Tontowi/Butet sebagai pasangan yang mencerminkan Indonesia karena keduanya saling melengkapi. Perbedaan di antara keduanya menciptakan kombinasi yang sulit ditaklukkan.

Beragam prestasi pun telah diraih oleh Tontowi/Liliyana. Salah satu yang paling bergengsi ialah hattrick gelar juara All England dari 2012 hingga 2014. Tontowi/Liliyana pun pernah mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Olimpiade Brasil 2016. Selain itu, masih banyak lagi prestasi yang diraih Tontowi/Liliyana.

 Tontowi Ahmad

"Saya sungguh menyukai pasangan ganda campuran senior Indonesia ini dalam berbagai hal, kerja kerasnya dalam meraih preatasi dan terutama karena keduanya menampilkan wajah sejati Indonesia di mata dunia. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir adalah padu-padan Indonesia dalam arti sebenar-benarnya," ungkap Hamid pada Minggu (28/4/2018).

Kombinasi impresif Tontowi/Liliyana harus berakhir pada awal tahun ini. Sebab, Liliyana memutuskan pensiun di Indonesia Open 2019. Akhir karier dari Liliyana pun ditutup dengan runner-up Indonesia Masters 2019. Kendati gagal menjadi juara tetapi prestasi yang diraih Liliyana selama aktif bermain akan selalu diingat.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini