nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Komentar Herry IP Terkait Pencapaian Tim Ganda Putra di Malaysia dan Singapura Open 2019

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Jum'at 19 April 2019 05:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 19 40 2045426 komentar-herry-ip-terkait-pencapaian-tim-ganda-putra-di-malaysia-dan-singapura-open-2019-QaGjION0hN.jpg Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi (Foto: PBSI)

JAKARTA – Kepala Pelatih Ganda Putra, Herry Iman Pierngadi memberikan komentarnya terkait hasil yang diraih wakil Indonesia dalam dua turnamen yang telah digelar, yakni Malaysia Open Super 750 dan Singapore Open Super 500. Herry mengakui jika pencapaian anak-anak asuhnya pada dua turnamen tersebut masih dibawah harapan.

Sebagai catatan, capaian tertinggi diraih pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dengan menjadi finalis di Singapura. Hendra/Ahsan tak dapat mempertahankan gelar yang mereka raih tahun lalu saat di final dikalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dari Jepang.

Kendati begitu, Herry sendiri menilai tetap ada hasil positif yang didapat, terutama pada penampilan pasangan Fajar Alfian/Rian Hardianto. Hal itu saat Fajar/Rian berhasil mengalahkan ganda putra nomor satu dunia yang juga rekan mereka, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada babak perempatfinal Malaysia Open 2019 kemarin.

Baca juga: Runner-up di Singapura Open 2019, Ahsan/Hendra Akui Keunggulan sang Lawan

“Hasilnya memang kurang bagus, tapi ada satu kemajuan, 'pecah telor' kalau bahasa saya, untuk Fajar/Rian di delapan besar Malaysia Open 2019. Mereka bisa mengalahkan Kevin/Marcus, saya sebagai pelatih senang, karena ada kemajuan buat Fajar/Rian, karena skor pertemuan terakhir 3-0 untuk keunggulan Kevin/Marcus,” ungkap Herry, seperti dilansir dari laman resmi PBSI, Jumat (19/4/2019).

“Fajar/Rian bisa melewati sosok yang merupakan hambatan buat mereka. Tapi di satu sisi lagi, setelah delapan besar itu, habis-habisan mereka. Waktu di semifinal, melawan Kamura/Sonoda, Fajar/Rian bisa dibilang mereka sudah habis. Maksudnya yang habis itu ketahanan fokusnya, konsennya, tahan emosinya, karena saat mengalahkan Minions (julukan Kevin/Marcus) itu mereka belajar dari tiga kekalahan sebelumnya,” tukasnya

(fmh)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini