AALST – Pembalap anyar Tim Repsol Honda, Jorge Lorenzo, masih kesulitan untuk bisa beradaptasi dengan RC213V. Kesulitan itu bahkan masih terlihat jelas ketika Lorenzo tampil pada seri kedua MotoGP 2019 yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Senin 1 April 2019 lalu.
Padahal awalnya Honda mengira Lorenzo sudah bisa sedikit memahami kinerja kuda besi pabrikan asal Jepang tersebut di seri Argentina. Namun nyatanya pembalap asal Spanyol itu masih kesulitan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik motornya di musim 2019 ini.

Honda sadar permasalahan yang diderita Lorenzo tak hanya sulit beradaptasi dengan motor saja, namun juga lantaran masih belum pulih benar dari cedera yang sudah dibawanya semenjak akhir MotoGP 2018 lalu. Meskipun sudah melakukan operasi ketika jeda musim, namun nyatanya Lorenzo masih membutuhkan waktu.
Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, yang menyadari hal itu pun langsung mengubah rencana mereka terhadap Lorenzo. Puig sadar paruh pertama MotoGP 2019 bakal menjadi arena untuk Lorenzo bisa beradaptasi, jadi Honda tampaknya sudah tahu bahwa peluang X-Fuera –julukan Lorenzo– sangat kecil untuk bisa finis di posisi podium dalam waktu dekat.

“Dengan Jorge (Lorenzo), rencana (di Argentina) adalah memulai dengan baik di awal dan kemudian menggunakan poin kuatnya pada lap pertama, serta mencoba bertahan dalam kecepatannya. Namun dia (Lorenzo) memiliki masalah dan ini menghancurkan balapannya,” ucap Puig, seperti dilansir dari Motorsport, Jumat (5/4/2019).
“Dalam kasus Lorenzi ini, kami memahami paruh pertama musim tidak mudah. Tetapi kami berharap dan berharap begitu dia terbiasa dengan motor (Honda), dia akan bertarung lagi untuk posisi teratas,” tukas Puig.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.