Poncharal Ragu Kedua Pembalapnya Sering Finis di 10 Besar

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 02 Februari 2019 22:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 02 38 2012980 poncharal-ragu-kedua-pembalapnya-sering-finis-di-10-besar-ThGbco8SmS.jpg Duet pembalap KTM Tech 3 Miguel Oliveira dan Hafizh Syahrin (Foto: MotoGP/Twitter)

BORMES LES MIMOMAS – Kerjasama antara KTM dengan Tech 3 memang membawa tantangan tersendiri bagi sang bos, Herve Poncharal. Sebab, selama berkolaborasi dengan Yamaha, Tech 3 sering menempatkan pembalap-pembalapnya di peringkat 10 besar dalam suatu seri.

Hal serupa diharapkan terulang pada MotoGP 2019 bersama duet baru, Hafizh Syahrin dan Miguel Oliveira. Namun, Poncharal enggan membuat prediksi salah satu dari Syahrin dan Oliveira akan sering menghuni peringkat 10 besar.

(Baca juga: Poncharal Mengaku Kecewa dengan Sistem Pembagian Motor di Yamaha)

Hafizh Syahrin

Pria asal Prancis itu mengatakan, ada masing-masing dua pembalap dari tiga tim pabrikan besar seperti Honda, Yamaha, dan Ducati. Belum lagi ada tim-tim pabrikan kuda hitam seperti Suzuki sehingga masuk posisi 10 besar dalam satu balapan kini cukup sulit.

“(Franco) Morbidelli dan Syahrin berusaha keras musim lalu, tetapi mereka jarang masuk posisi 10 besar. Anda akan menghadapi dua pembalap tim pabrikan Honda, Yamaha, Ducati, dan Suzuki. Itu saja sudah delapan orang,” tutur Herve Poncharal, dilansir dari Speedweek, Sabtu (2/2/2019).

“Lalu ada dua tim pabrikan KTM, kemudian (Jack) Miller dan (Cal) Crutchlow. Saya bukan tipe orang yang suka membuat prediksi karena euforia. Saya lebih memilih pembalap yang menunjukkan performanya lebih dahulu, baru bicara,” imbuh Poncharal.

Herve Poncharal

Sebagai informasi, Syahrin empat kali masuk posisi 10 besar pada MotoGP 2018. Pria asal Malaysia itu sekali finis di peringkat sembilan dan sisanya berada di posisi 10.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini