MUNDERFING – Penggemar dunia balap akan kehilangan salah satu sosok pembalap berbakat pada MotoGP 2019. Pembalap berbakat yang dimaksud itu ialah Dani Pedrosa, yang telah memutuskan pensiun di akhir musim lalu.
Setelah memasuki masa pensiun Pedrosa pun membagikan pengalamannya selama berkarier sebagai pembalap. Menurut Pedrosa, dirinya telah mengalami banyak hal sepanjang 18 tahun karier balapnya yang dimulai pada 2001.

Meskipun terkenal sebagai salah satu pembalap berbakat yang pernah muncul, tetapi layaknya manusia biasa Pedrosa juga pernah menghadapi berbagai masalah. Masalah yang dihadapi Pedrosa selama jadi pembalap erat kaitannya dengan motor, ban dan peraturan yang terus mengalami perubahan.
BACA JUGA: Vinales Sempat Kesulitan dengan Ban Depan Baru Keluaran Michelin
Selain itu, kesulitan lain yang biasa dialami Pedrosa ialah Cedera. Pedrosa memang akrab dengan cedera dan itu salah satu penyebab dirinya gagal menjadi juara dunia MotoGP.

“Di MotoGP saya berusaha selalu mengatasi semua hal negatif yang mengelilingi kondisi saya, atau kejuaraan. Motornya, peraturannya, motornya dan bannya berubah. Ada banyak poin sulit; cedera, dan lebih banyak cedera. Ini adalah sesuatu yang setiap orang dapat hadapi dalam hidupnya di situasi tertentu,” ungkap Pedrosa, seperti yang diwartakan Crash, Senin (14/1/2019).
Meskipun begitu, Pedrosa tetaplah salah satu pembalap berbakat yang pernah melaju di lintasan. Oleh sebab itu, dia pun menerima predikat legenda hidup MotoGP oleh Dorna Sport (penyelenggara MotoGP) di akhir musim lalu. Predikat itu pantas dimiliki Pedrosa, yang telah berkontribusi besar untuk dunia balap dalam 18 tahun terakhir.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.