FAENZA – Pembalap Tim Aprilia Gresini, Aleix Espargaro, mengakui bahwa MotoGP musim 2018 berjalan sangat buruk untuknya. Namun Espargaro mengaku tidak terlalu merasa frustasi lantaran setiap pulang ke rumah, selalu mendapatkan sambutan hangat dari kedua anaknya.
Sebagaimana diketahui, Espargaro memang melalui MotoGP 2018 dengan performa yang jauh dari kata memuaskan. Pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut bahkan harus puas menyudahi MotoGP 2018 dengan hanya menempati posisi ke-17 dengan perolehan 44 poin.

Performa minor tersebut pun sempat membuat masa depan Espargaro bersama Tim Aprilia dispekulasikan. Beruntung, nama Espargaro justru tetap dipertahankan oleh Tim Aprilia dan bakal bertandem dengan Andrea Iannone pada tahun depan.
Baca Juga: Aleix Espargaro Bakal Tinggalkan Aprilia jika Gagal Bersinar di 2019
Meski mendapatkan sejumlah hasil buruk di MotoGP 2018, tak lantas membuat Espargaro merasa frustasi dan terbebani. Espargaro mengakui bahwa kelahiran anak kembarnya pada tahun ini, membuat hidupnya jauh lebih tenang.

“Saya beruntung karena saya seorang ayah tahun ini. Mereka (anak-anak Espargaro) memberi saya banyak energi positif. 2018 merupakan tahun yang sulit. Saya tidak kompetitif. Saya juga sangat lambat. Ketika di rumah, saya bisa gembira dan tenang,” jelas Espargaro, seperti dikutip dari Motorsport, Kamis (27/12/2018).
“Bagus rasanya jika saya senang. Jika tidak, maka saya tidak senang sebelum balapan berikutnya. Selain itu, saya juga mengalami cedera. Saya harus dioperasi dan dirawat di rumah sakit di Jerman selama lima hari. Adik saya juga cedera yang sangat menakutkan. Semua apsek sangat sulit, kecuali keluarga,” tutupnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.