nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kevin/Marcus Mundur dari BWF World Tour Finals 2018, Ini Komentar Pelatih

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Sabtu 15 Desember 2018 01:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 14 40 1991547 kevin-marcus-mundur-dari-bwf-world-tour-finals-2018-ini-komentar-pelatih-vwJ3Yh5VCk.jpg Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi (Foto: PBSI)

GUANZHOU – Asisten pelatih ganda putra PBSI, Aryono Miranat, memberikan komentar terkait keputusan mundur yang diambil ganda putra andalan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di ajang BWF World Tour Finals 2018. Aryono membenarkan alasan mundurnya pasangan berjuluk The Minions itu karena disebabkan cedera pada leher Marcus.

“Otot leher Marcus kemarin ketarik, dia takut tambah parah, jadi lebih baik mundur. Sudah kami minta dipikirkan lagi, dan akhirnya diputuskan mundur. Sudah terapi dua kali dan hasilnya memang tidak bisa langsung, tidak bisa seratus persen, soal parah atau tidaknya masih belum tahu, dia butuh istirahat dulu sekarang," ujar Aryono Miranat, Asisten pelatih ganda putra, melansir dari laman resmi PBSI, Sabtu (15/12/2018)

Aryono menjelaskan bahwa Marcus pertama kali merasa ada yang salah dengan lehernya saat pertandingan penyisihan grup pertama melawan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark). Kendatu begitu, pada laga tersebut Kevin/Marcus sukses meraih kemenangan lewat tiga gim 20-22, 21-17, 21-13.

Baca juga: Marcus/Kevin Mundur dari BWF World Tour Finals 2018

“Kejadiannya itu waktu menghadapi pasangan Denmark, (Kim) Astrup/(Anders Skaarup) Rasmussen, saat itu pertandingannya keras, mungkin ada pukulan yang tidak pas atau maksa. Kan kelihatan di video pertandingannya kalau dia sering menggeleng-gelengkan kepalanya karena lehernya sakit. Semalam pun melawan Li (Junhui)/Liu (Yuchen) juga tidak maksimal,"tambahnya.

"Kondisinya sekarang lehernya masih sakit, sekarang nyerinya sampai ke mata, jadi matanya seperti kedutan. Marcus sudah lapor ke referee dan diminta menjelaskan histori cederanya ke dokter pertandingan," tutup Aryono.

(fmh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini