nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Verstappen Merasa Ocon Pengecut

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 12 November 2018 15:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 12 37 1976696 verstappen-merasa-ocon-pengecut-uztmIJk8OH.jpg Max Verstappen dan Esteban Ocon (Foto: Autosport)

SAO PAULO – Pembalap Tim Red Bull, Max Verstappen, menyebut pembalap Tim Force India yakni Esteban Ocon sebagai seorang pengecut. Hal tersebut ia sampaikan saat keduanya sempat terlibat dalam pertengkaran di luar lintasan pasca-mengalami insiden di balapan Formula One (F1) GP Brasil 2018.

Pertengkaran yang melibatkan dua pembalap muda tersebut terjadi di garasi FIA setelah balapan usai. Kekesalaan menyelimuti diri Verstappen karena tabrakan keduanya terjadi kala pembalap berpaspor Belanda itu memimpin balapan. Alhasil akibat insiden senggolan tersebut, Verstappen harus puas melorot ke posisi kedua.

Max Verstappen dan Esteban Ocon (Foto: laman resmi F1)

Akan tetapi, ketika terlibat dalam pertengkaran tersebut, Ocon juga tidak banyak melakukan aksi. Justru, Verstappen yang terlihat menantang pembalap berpaspor Prancis itu untuk bertengkar dan beberapa kali mendorong Ocon.

“Saya sungguh tidak memiliki banyak komentar tentang itu, kecuali dia (Ocon) menjadi seorang pengecut,” ungkap Verstappen, mengutip dari Motorsport, Senin (12/11/2018).

Baca juga Terlibat Konflik Besar di Brasil, Verstappen Sebut Ocon Idiot

“Kami memiliki mobil yang hebat hari ini. Saya senang dengan itu, strategi juga bekerja sangat baik. Kami bisa melaju pada kecepatan kami sendiri sampai saya di senggol. Saya pikir penalti (untuk Ocon) sudah cukup. Jika para steward memberi dia penalti, Anda tahu siapa yang salah dalam situasi itu,” tambahnya.

Max Verstappen (Foto: Speedweek)

Insiden terjadi kala Ocon yang sudah di-overlap oleh Verstappen, tiba-tiba mencoba untuk menyalip pembalap berpaspor Belanda di tikungan dua. Verstappen pun sejatinya tak mempermasalahkan hal tersebut, tetapi ia tidak senang dengan cara Ocon yang brutal.

“Seorang backmarker (pembalap yang sudah di-overlap) mencoba balapan dan mengambil risiko bodoh nutuk menyodok ke sisi dalam. Apa yang bisa saya lakukan? Hukuman bagi saya adalah kehilangan kemenangan. Tentu saja mereka (backmarker) memiliki hak untuk menyalip kembali setelah di-overlap tetapi harus berhati-hati,” tutupnya.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini