nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Komentar Marcus/Kevin Usai Lolos ke Semifinal China Open 2018

Ezha Herdanu, Jurnalis · Sabtu 10 November 2018 06:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 10 40 1975853 ini-komentar-marcus-kevin-usai-lolos-ke-semifinal-china-open-2018-T6Vjv9kK3G.jpg Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo (Foto: INASGOC)

FUZHOU – Hasil positif mampu ditorehkan pasangan ganda putra andalan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo ketika tampil di babak perempatfinal ajang China Open 2018 750 Super. Ya, Marcus/Kevin berhasil lolos ke babak berikutnya usai menang atas pasangan Denmark, Kim Astrup/Andres Skaarup Rasmussen.

Pada pertandingan yang digelar di Haixia Olympic Sports Center tersebut, baik Marcus/Kevin ataupun Astrup/Rasmussen memang tampil baik. Saling kejar-kejaran poin pun mewarnai set pertama pertandingan ini.

Beruntung bagi Marcus/Kevin yang akhirnya mampu keluar sebagai pemenang di set pertama dengan keunggulan 22-20. Sementara pada set kedua, Marcus/Kevin tetap mempertahankan performa apiknya hingga akhirnya menang 21-17 atas Astrup/Rasmussen.

Kevin/Marcus

Marcus/Kevin pun lantas memberikan komentarnya mengenai jalannya pertandingan melawan Astrup/Rasmussen. Marcus/Kevin mengakui bahwa Astrup/Rasmussen berhasil membuat mereka kerepotan sepanjang duel tadi.

Baca Juga: Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra Lolos ke Semifinal China Open 2018

“Pertandingan hari ini cukup ramai, kondisi lapangan beda dengan kemarin. Dari awal mainnya langsung beda tipe mainnya, kalau bolanya kencang memang beda lagi tipe mainnya,” jelas Marcus, seperti Okezone lansir dari badmintonindonesia.org, Sabtu (10/11/2018).

Kevin/Marcus

“Lawan cukup pintar dengan bisa mainkan tempo main dan servisnya, mereka melakukan banyak cara untuk merusak konsentrasi kami. Di game kedua kami sempat lengah tapi akhirnya bisa mengatasi keadaan,” sambung Kevin.

“Saat itu kami berusaha lebih sabar dan lebih kontrol, karena tadi beberapa kali sudah mau servis tapi terhenti karena lawan belum siap. Sampai lima-enam kali, nggak enak seperti ini, sudah mau dapat mainnya, malah berhenti dulu,” tutup Marcus.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini