“Harus diakui persiapan event (Pomprov) ini cukup singkat, kurang lebih satu bulan setengah. Tapi kalo dari segi pembinaan kurang lebih sudah berjalan sejak tahun-tahun yang lalu. Jadi ketika kita diberi tantangan oleh Dispora DKI bahwa tarung derajat akan dimasukkan dalam olahraga resmi di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional, ada tantangannya,” ungkap Badai di Jakarta.

“Tantangannya adalah dari segi suatu kepanitiaan dari segi atlet harus diuji lebih dahulu dari suatu event provinsi. Akhirnya kami menyanggupi (mengadakan Pomprov cabor tarung derajat) dalam kurang lebih waktu satu bulan setengah, kami mempersiapkan atlet, peralatan dan kepanitiaan, alhamdulilah ini sudah cukup untuk menyeleksi siapa yang akan mewakili DKI ke depan,” tambahnya.
“Harapannya bukan hanya sebatas Pomnas, tapi jangka menengahnya kita ingin Pomnas ke depan ini bisa menjadi salah satu cara untuk DKI sukses di ajang PON di Papua,” tutupnya.
(Bagas Abdiel)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.