POMNAS Jadi Ajang Pemanasan Jelang Kualifikasi Pra-PON 2020 Tarung Derajat

Djanti Virantika, Jurnalis · Minggu 22 September 2019 20:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 22 43 2107959 pomnas-jadi-ajang-pemanasan-jelang-kualifikasi-pra-pon-2020-tarung-derajat-E0le981OZl.jpg POMNAS XVI 2019 cabor tarung derajat. (Foto: Okezone/Djanti Virantika)

JAKARTA – Gelaran Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVI 2019 cabang olahraga (cabor) tarung derajat telah rampung digelar. Sang Guru Muda, Badai Meganegara Dradjat, menyebut Pomnas menjadi ajang pemanasan untuk Kualifikasi Pra-PON 2020 yang akan digelar beberapa bulan lagi.

Badai mengaku puas dengan jalannya POMNAS secara keseluruhan. Hasil yang diraih para atlet dalam kompetisi kali ini pun dianggap menunjukkan bahwa prestasi tarung derajat di tingkat mahasiswa sudah merata. Ia menilai bahwa jalannya prestasi, teknik, serta pembinaan telah berjalan baik.

BACA JUGA: Hasil Final Pomnas XVI 2019 Cabor Tarung Derajat

Hasil tersebut pun disebut Badai bisa menjadi modal penting untuk berlaga di Kualifikasi Pra-PON 2020 yang akan digelar pada 19 November 2019 di Bandung, Jawa Barat. Para atlet bakal lebih siap untuk memperebutkan tiket terbatas dari setiap provinsi untuk berlaga di ajang multievent empat tahunan paling bergengsi di Indonesia tersebut.

Badai Dradjat

“Secara keseluruhan, prestasi tarung derajat di tingkat mahasiswa kini sudah merata. Terbukti, dengan tidak adanya provinsi yang bisa dikatakan perolehan medalinya itu unggul, rata-rata satu atau dua medali emas saja. Jadi, secara prestasi, teknik, dan pembinaan itu sudah cukup berjalan dengan baik. Kompetisi ini sudah berjalan dengan baik,” ujar Badai kepada wartawan, di Jakarta, Minggu (22/9/2019).

“Ini juga merupakan salah satu ajang pemanasan jelang Pra-Kualifikasi PON yang akan digelar pada 19 November di Bandung. Jadi, atlet-atlet yang tadi paling tidak sampai ke final, itu merupakan atlet-atlet yang akan nanti bertanding kembali di Pra-PON yang akan datang,” lanjutnya.

Pomnas XVI 2019 cabor Tarung Derajat

“Jadi harapannya, ini merupakan suatu koreksi atau evaluasi untuk pengurus-pengurus provinsi, di mana nanti Pra-PON hanya sebatas ranking lima yang akan diberangkatkan ke Papua. Papua pun memiliki alam yang cukup menantang untuk para petarung, jadi itu merupakan suatu tantangan,” tukas Badai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini