BORMES LES MIMOSAS – Pembalap Yamaha Tech3, Hafizh Syahrin, hanya mampu finis di posisi ke-19 kala mentas di Sirkuit Misano, San Marino, dalam lanjutan seri ke-13 MotoGP 2018. Tak ayal, hal itu membuat Syahrin menuai banyak kritik dari banyak pihak. Maka dari itu, pada balapan berikutnya di Sirkuit Aragon, Syahrin bertekad menebus kesalahannya.
Syahrin menjelaskan bahwa ia akan berupaya untuk belajar dari kesalahan yang dibuatnya dari balapan sebelumnya. Pembalap asal Malaysia itu pun tak ayal menyambut balapan di Aragon dengan semangat tinggi. Menurutnya, masih terbuka kesempatan baginya untuk bisa tampil gemilang lagi seperti pada awal musim.
(Baca juga: Zarco Akui Sirkuit Aragon Tidak Bersahabat dengannya)

“Saya benar-benar menantikan untuk tiba di Aragon karena dua balapan terakhir belum benar-benar bagus dan kami ingin memahami mengapa itu terjadi. Kami juga ingin mencoba belajar dari kesalahan. Kami akan bekerja keras sejak hari pertama,” ungkap Syahrin, seperti dilansir dari Speedweek, Selasa (18/9/2018).
“Saya harap saya bisa merasa nyaman dengan motor pada balapan akhir pekan ini di Eropa sebelum pindah ke seri Asia dan Australia. Saya sangat senang dengan pekerjaan saya sekarang, saya berlatih keras dan saya siap untuk menjadi seperti itu dan saya berharap untuk tiba di Aragon dengan perasaan yang baik. Tubuh saya sudah pasti 100% siap," jelas pembalap 24 tahun itu.

Target Syahrin dalam gelaran MotoGP 2018 adalah untuk menjadi pembalap pendatang baru terbaik. Saat ini, Syahrin menempati posisi ke-17 klasemen sementara pembalap dengan raihan 24 poin. Untuk menjadi pembalap pendatang baru terbaik, ia terpaut dua poin dari rider Marc VDS, Franco Morbidelli, yang menempati posisi ke-16.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.