Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketum PBTI Kunjungi Pelatnas Taekwondo di Korsel

Djanti Virantika , Jurnalis-Rabu, 09 Mei 2018 |11:26 WIB
Ketum PBTI Kunjungi Pelatnas Taekwondo di Korsel
Ketum PBTI, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman bersama dua atlet taekwondo Indonesia di Korsel. (Foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) dan Ketua Harian PBTI melakukan kunjungan ke Korea Selatan (Korsel) pada Selasa 8 Mei 2018. Kunjungan ini dilakukan di Ibu Kota Korsel, yakni Seoul.

Dalam agenda lawatan hari pertama, mereka menyaksikan langsung kegiatan atlet pelatnas poomsae individual putra dan putri, yakni Alfi Kusumah dan Defia Rosmaniar. Kedua atlet Tanah Air ini memang tengah melakukan training camp di Gachon University yang terletak sekira 20 kilometer (km) dari Seoul.

(PBTI. Foto: Istimewa)

(Ketum PBTI, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, bersama atlet taekwondo Indonesia dan Korsel. Foto: Istimewa)

BACA JUGA: Venue Taekwondo untuk Asian Games 2018 Dinilai Masih Butuh Perbaikan

Training camp ini dilakukan Alfi dan Defia untuk mempersiapkan diri tampil di ajang Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta pada Agustus. Keduanya dijadwalkan melaksanakan latihan di Korsel selama tiga bulan. Pelatihan ini dilakukan bersama atlet terbaik di Korea.

Dalam siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (9/5/2018), Marciano mengungkapkan harapannya terhadap Alfi dan Defia yang tengah menjalani training camp di Korsel. Ia berharap dengan fokus berlatih dan memiliki disiplin yang tinggi, kedua atlet taekwondo Indonesia itu bisa memiliki kekuatan mental dan teknik yang lebih baik lagi. Kondisi ini tentu saja dapat menjadi modal bagi mereka untuk meraih target medali di ajang Asian Games 2018.

(Atlet taekwondo Indonesia, Alfi Kusumah dan Defia Rosmaniar. Foto: Istimewa)

(Atlet taekwondo Indonesia, Alfi Kusumah dan Defia Rosmaniar. Foto: Istimewa)

Seperti diketahui, cabang olahraga (cabor) taekwondo sendiri mempertandingkan 14 kelas, yang terdiri dari 10 kelas kyorugi (tarung) dan 4 kelas poomsae (jurus). Di Asian Games 2018, cabor taekwondo sendiri diharapkan dapat meraih satu medali emas.

BACA JUGA: Tim Taekwondo Indonesia Petakan Kekuatan Lawan di Asian Games 2018

PBTI pun mengaku akan berusaha untuk melebihi target yang dibebankan kepada para atletnya. Kehadiran mantan kepala BIN di Negeri Ginseng itu diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat kepada para atlet terbaik taekwondo Indonesia yang dipersiapkan berlaga di Asian Games 2018.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement