MELBOURNE – Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, mengklaim kesalahan yang dibuat tim telah membuatnya gagal meraih kemenangan saat balapan. Dalam kesempatan tersebut, pembalap berkebangsaan Inggris tersebut hanya mampu finis di urutan kedua di belakang pembalap Ferrari, Sebastian Vettel.
Sebelumnya, paket balap Mercedes memang lebih diunggulkan dalam balapan sejak era mesin hybrid V6 turbo yang dicanangkan Federasi Internasional Automotive (FIA) pada musim 2014. Pasalnya tim berjuluk The Silver Arrow tersebut sukses meraih kemenangan berturut-turut hingga musim 2017.
Hamilton sendiri yang menggunakan ban bertipe ultrasoft lebih banyak ketimbang yang dipergunakan Vettel mengaku sedikit kecewa dengan hasil balapan. Kekesalan itu pun terjadi ketika ia tidak mampu menyaingin kecepatan yang dimiliki Ferrari lantaran kinerja ban yang sudah tidak optimal.
Oleh sebab itu, mantan rekan satu tim Nico Rosberg ini, menyalahkan strategi yang digunakan timnya saat menjalani balapan pembuka Formula One (F1) musim 2018 tersebut di Sirkuit Albert Park, Australia. Pasalnya, Vettel hanya unggul dari Hamilton dengan waktu setengah detik akibat ia melakukan pergantian ban di dalam pit-stop.
“Saya tidak percaya akan hal ini dari awal hingga akhir perlombaan. Saya melakukan semua yang saya percaya dan seharusnya dilakukan. Dalam perlombaan saya memiliki alat tambahan sehingga saya bisa lebih jauh di depan dengan pit-stop pertama dan saya bisa lebih jauh ke depan setelah hal itu,” tegas Hamilton, sebagaimana diberitakan Yorkshirepost, Senin (26/3/2018).