nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fajar/Alfian Sebut Service Fault sebagai Faktor Kekalahannya di Final Jerman Open 2018

Deden Rochman Saputro, Jurnalis · Senin 12 Maret 2018 23:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 12 40 1871752 fajar-alfian-sebut-service-fault-sebagai-faktor-kekalahannya-di-final-jerman-open-2018-vhmUF0nkN5.JPG Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Foto: PBSI)

MULHEIM AN DER RUHR – Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, harus puas menjadi runner-up Jerman Open 2018 Super 300. Fajar/Rian takluk dari wakil Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko dalam laga final yang berlangsung di Innogy Sporthall, Minggu 11 Maret 2018 malam WIB.

Fajar/Rian yang sempat unggul di set pertama justru kalah dengan straight game dari Takuto/Yuki dengan skor 16-21 dan 18-21 dalam durasi 38 menit. Namun, Fajar/Rian menyesalkan beberapa servisnya dianggap salah oleh wasit di pertandingan tersebut.

Baca juga: Fajar/Rian Gagal Jadi Juara di Jerman Open 2018

Seusai laga, Fajar menyebut service fault menjadi salah satu faktor kekalahannya di laga final Jerman Open 2018. Ia mengaku heran dengan keputusan wasit yang menganggap servisnya salah sehingga membuyarkan konsentrasinya.

Fajar pun mengkritisi keputusan service fault yang diterimanya saat pertandingan pamungkas. Padahal, ia menuturkan telah melakukan servis dengan baik sejak babak pertama dan baru sekali dianggap tak sesuai dengan aturan baru yakni mencapai 115 cm. Aturan tersebut memang diuji coba pada dua turnamen awal tahun ini di Jerman Open dan All England.

“Dari pertama sudah enak banget mainnya, tetapi karena servis saya dinyatakan fault, konsentrasi saya jadi buyar. Saya jadi memikirkan bagaimana supaya servisnya tidak di-fault. Di game kedua juga sudah memimpin jauh, tapi waktu di-fault lagi, ini pengaruhnya besar buat saya,” ungkap Fajar, seperti dilansir laman resmi PBSI, Senin (12/3/2018).

Baca juga: Fajar/Rian Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Final Jerman Open 2018

“Seandainya servis saya salah, kenapa dari babak pertama tidak ada yang menyalahkan? Sejak babak pertama, servis saya baru sekali dibilang fault. Kalau dari awal kan saya jadi bisa belajar, tapi di-faultnya di final begini mana bisa belajar di pertandingan final?” ujarnya.

“Kami tidak puas banget dengan hasil di turnamen ini (Jerman Open), terutama penampilan kami di final, intinya karena servis,” sesal Fajar.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini