Legenda MotoGP Sebut Marquez Beruntung Tak Alami Cedera Parah Musim Ini

Nanda Karlita, Jurnalis · Rabu 03 Januari 2018 23:20 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 03 38 1839600 legenda-motogp-sebut-marquez-beruntung-tak-alami-cedera-parah-musim-ini-I0AGzS5KoX.jpg Marc Marquez jatuh di Rio Hondo, Argentina (Foto: GP One)

TEXAS – Mantan pembalap MotoGP, Kevin Schwantz, menuturkan beberapa keberuntungan yang dialami oleh rider Tim Repsol Honda, Marc Marquez. Menurut Schwantz, Marquez terbilang cukup beruntung tak mengalami kecelakaan yang mengakibatkan cedera parah.

Musim ini memang menjadi tahun yang cukup sial bagi Marquez. Maklum saja, pembalap asal Spanyol itu menjadi rider yang paling banyak gagal menuntaskan balapan karena terjatuh di antara enam rider teratas.

(Baca juga: Kepala Kru Valentino Rossi Sebut Yamaha Kekurangan Ahli Elektronik)

Marquez tercatat tiga kali gagal menuntaskan balapan yakni di Argentina, Prancis, dan Inggris. Di Inggris, The Baby Alien gagal menyentuh garis finis karena mengalami masalah pada mesin di pertengahan balapan.

Sisanya, di Argentina dan Prancis, Marquez harus mencium aspal. Beruntung, ia tak mengalami cedera yang serius. Bahkan saat melahap seri terakhir yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, ia hampir terjatuh. Pembalap berusia 24 tahun itu mampu terhindar dari insiden terjatuh karena melakukan gerakan yang agaknya mustahil dilakukan rider lainnya. Hal itu yang dianggap oleh Schwantz sebagai keberuntungan bagi Marquez.

“Anda harus menemukan cara untuk mengendarai motor dengan kencang dan pada saat yang sama menurunkan risikonya. Karena suatu hari Anda bisa menyakiti diri Anda sendiri. Mungkin saja Anda akan mematahkan tulang Anda atau bahkan yang lebih parah dari itu,” ujar Schwantz, mengutip dari Motorsport, Rabu (3/1/2018).

(Baca juga: Morbidelli Disebut sebagai Pembalap Berbakat)

“Dia (Marquez) selalu berada di batas kecepatan. Jika Anda memberi 100%, Anda akan membuat sebuha kesalah, tapi dia bisa menimimalkan risiko itu. Anda tidak dapat melakukan balapan pada saat kondisi Anda 95 dan 96 persen. Dia beruntung karena mengalami beberapa kecelakaan besar tahun ini tapi tidak menyakiti dirinya sendiri,” tambah mantan pembalap yang kini berusia 53 tahun itu.

“Dia telah menemukan bagaimana untuk mendapatkan hasil yang maksimal di Honda dan telah menyesuaikan gaya balapan dengan motornya. Sangat menyenangkan melihat dia balapan karena dia melakukannya dengan sangat luar biasa di setiap putaran,” tukas jawara MotoGP 1993 itu.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini