MONTE CARLO – Penampilan pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso, begitu cemerlang di MotoGP 2017. Meski begitu, pada awal musim, tak ada pihak yang memperkirakan Dovizioso dapat memberikan penampilan impresif pada awal balapan di GP Qatar hingga terakhir di GP Valencia.
Pemikiran ini muncul karena kiprah Ducati yang tak terlalu baik pada musim sebelumnya. Dovizioso sendiri hanya finis di posisi kelima pada klasemen akhir MotoGP 2016. Karena itu, tidak ada pihak yang memperkirakan The Little Dragon –julukan Dovizioso– dapat memberikan perlawanan ketat terhadap pembalap Repsol Honda, Marc Marquez.
BACA JUGA: Penampilannya Dipuji Rossi, Dovizioso: Ini Sebuah Kehormatan
Menurut Dovizioso, pemikiran tersebut baru berubah setelah race pertama MotoGP 2017 dimulai di Sirkuit Losail, Qatar. Saat itu, pembalap berusia 31 tahun tersebut menunjukkan penampilan impresif hingga meraih podium kedua.
“Sebelum musim dimulai, mentalitas kami seperti, 'Ya, kami ingin (meraih gelar juara dunia).’ Tapi kami tidak benar-benar memercayai kesempatan kami untuk meraih gelar sebelum dimulainya musim di Qatar. Baru setelah meraih tempat kedua di Doha, niat kami berubah,” ujar pembalap asal Italia itu, sebagaimana dikutip dari Tuttomotoriweb, Rabu (13/12/2017).