LESMO – Manajer Tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli, mengaku tidak pernah mempertimbangkan terkait team order (pembalapnya saling membantu untuk merebut gelar juara dunia). Hal itu ia sampaikan, mengingat Yamaha memiliki peluang untuk mengeluarkan sang pembalap, Maverick Vinales, untuk keluar sebagai kampiun MotoGP 2017.
Saat ini Vinales duduk di posisi ketiga klasemen sementara pembalap dengan raihan 196 poin. Angka perolehannya berjarak 28 poin dengan pemimpin klasemen saat ini yakni Marc Marquez yang mengumpulkan 224 poin.
Sementara rekannya yakni Valentino Rossi memiliki peluang lebih kecil dengan mengoleksi 168 poin dan agak berat untuk menjuarai gelar MotoGP. Maka banyak pihak berpikiran, VR46 seharusnya membantu rekannya agar membuat Yamaha kembali terdepan.
Namun begitu, Meregalli tak ingin langkah tersebut diambil oleh timnya, karena mereka belum pernah melakukan sebelumnya. Tetapi memang jika nanti itu terjadi, ia merasa Rossi jelas akan mendukung Vinales. Hal itu karena VR46 pasti takkan membiarkan Marquez merebut gelar juara dunia keempat di kelas premier.
“Kami belum pernah melakukan ini sebelumnya dan bahkan sekarang kami belum mempertimbangkannya,” ungkap Rossi, mengutip dari Speedweek, Selasa (10/10/2017).
“Namun, jika itu pentin, jelas bahwa Rossi lebih cenderung untuk mendukung Vinales daripada membuat Marquez menjuarai MotoGP untuk keempat kalinya,” tutupnya.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.