SALAH satu sirkuit yang tidak pernah luput dikunjungi oleh para pembalap andal balap MotoGP adalah Sirkuit Le Mans. Terletak di Prancis, hajatan balapan kuda besi Grand Prix (GP) yang digelar di Sirkuit Le Mans selalu menjadi daya tarik tersendiri di Benua Biru.
Tepatnya, sirkuit yang terletak di Kota Le Mans, Provinsi Maine, Pays de la Loire, Prancis itu telah menjadi venue langganan balapan MotoGP sejak 1969. Membuka sesi pertama balap 500 cc itu, pembalap bernama Giacomo Agostini sukses membukukan namanya sebagai rider pertama yang menang di Le Mans.
Dibangun pada 1965, bentuk modern Sirkuit Le Mans pun semakin terlihat pada 2000. Sejak itu, nama Sirkuit Le Mans tak pernah absen mengisi kalender jadwal balapan MotoGP tiap musimnya.
Sirkuit Le Mans sendiri terletak 200 km dari barat daya Kota Paris. Berdiri kukuh di Le Mans, salah satu kota penuh sejarah menarik di Prancis, sirkuit ini tentunya memanjakan mata para penggemar balap yang hadir menonton penampilan rider jagoannya.
Tiap hajatan GP berlangsung di Le Mans, para pembalap sendiri akan melaju dalam cuaca yang bersahabat. Memiliki suhu harian rata-rata 21 derajat Celsius dan suhu malam hari mencapai 9 derajat Celsius, tiap tim yang unjuk gigi pun selalu mempersiapkan pakaian waterproof untuk mengantisipasi hujan yang turun.