nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Duo Tech 3 Beda Nasib

Randy Wirayudha, Jurnalis · Senin 09 Juli 2012 19:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2012 07 09 38 660895 GAYAT1utue.jpg Calvin 'Cal' Crutchlow (kiri) & Andrea Dovizioso (Foto: Getty Images)

HOHENSTAIN-ERNSTHALL – Situasi berbeda terjadi di rona wajah duo rider Yamaha Tech 3; Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow usai GP Jerman, kemarin. Dovizioso kegirangan di podium ketiga sementara Crutchlow mesti meratapi hasil finis kedelapan.

 

Baik Dovi – sapaan Dovizioso, dan Crutchlow, sejatinya sempat bertarung sengit hampir di sepanjang lomba. Dovi yang berupaya bertahan di posisi keempat, mendapat ancaman langsung dari koleganya itu.

 

Tapi nahas, beberapa lap sebelum usai, Crutchlow malah terdampar di gravel setelah mencoba melakukan overtake dari sisi luar. Ban-nya selip dan tersungkur seketika. Sementara Dovi mendapat berkah dari cerita serupa yang mendera Casey Stoner yang bertarung seru dengan Dani Pedrosa. Akhir cerita, Dovi menginjak podium tiga di belakang Pedrosa dan Jorge Lorenzo.

 

“Saya amat senang bisa finis di atas podium lagi (setelah GP Belanda) dan rasanya hebat sekali karena saya biasanya kerepotan di trek ini. Saya juga tak memungkiri bahwa saya mendapat berkah dari jatuhnya Stoner,” papar Dovi, seperti disadur Paddock Talk, Senin (9/7/2012).

 

“Pertarungan saya dan Cal amat krusial dan saya berusaha keras untuk tetap di depannya sepanjang lomba. Jika saya membiarkan dia menyalip maka mungkin saya takkan ada di posisi ketiga. Saya senang karena bisa membalap dengan cerdas. Sekarang waktunya ke seri negeri sendiri di Mugello dengan percaya diri. Saya menargetkan podium lagi,” lanjutnya optimtistis.

 

Sepertinya yang sedikit dikemukakan di paragraf pertama, Crutchlow tak bisa mengeluarkan nada komentar yang sama dengan Dovi. Satu hal yang menjadi penyesalannya yakni, Crutchlow tak mencoba menyalip Dovi di awal sesi lomba. Jika tidak, Crutchlow yakin kondisinya akan berbeda dari hasil kemarin.

 

“Jujur, saya amat kecewa dan saya merasa layak lebih baik dari ini. Kesalahan saya adalah tidak menyalip Andrea di lap pertama. Tapi masalahnya di awal lomba saya juga mesti menjaga posisi dari kejaran Lorenzo. Di lima lap terakhir, saya hanya menunggu Andrea untuk kemudian disalip. Sayang, saya justru keluar trek,” terang rider Inggris tersebut.

 

“Padahal saya yakin, akselerasi Andrea tak sebaik saya. Hanya memang, kecepatannya di trek lurus lebih kencang dari motor saya. Apabila saya bisa tak melakukan kesalahan, saya yang akan ada di podium karena ada pembalap lain di depan yang jatuh. Tapi setidaknya, saya menunjukkan kemampuan saya di sana,” tutupnya.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini