nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bradl: Senangnya Hadang Trio Ducati

Randy Wirayudha, Jurnalis · Senin 09 Juli 2012 13:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2012 07 09 38 660734 jds9i43rF3.jpg Stefan Bradl (depan) tengah bertarung dengan trio Ducati di Sachsenring (Foto: Getty Images)

HOHENSTEIN-ERNSTHALL – Stefan Bradl enggan berkecil hati meski gagal naik podium di arena sendiri, Sachsenring-GP Jerman, kemarin malam. Pasalnya, dia punya kebanggaan sendiri karena sukses mengangkangi Valentino Rossi cs.

 

Ya, Rider Jerman itu memang hanya finis di urutan kelima. Tapi raihan itu bukan tanpa perjuangan berat. Lap demi lap, Bradl berupaya keras mempertahankan posisinya di spot kelima dari ancaman tiga rider Ducati, yakni Rossi dan Nicku Hayden dari tim Ducati dan Hector Barbera yang menunggang Pramac Ducati.

 

Sejatinya di awal lomba, Bradl sempat mencoba mengambil alih lajur terdepan yang kala itu dikuasai duo Yamaha, Jorge Lorenzo dan Ben Spies. Nama kedua barusan sukses disalipnya tapi tidak dengan Lorenzo. Alasannya, motor settingan motor Honda-nya kurang mumpuni berakselerasi di tikungan ‘plus’ daya cengeram ban-nya tak sesuai harapan.

 

“Lomba kemarin sangat ketat sejak awal karena saya harus bertarung mempertahankan jarak dengan grup di belakang saya. Saya menyambut positif start bagus saya, setelah sempat mendekatkan diri dengan pembalap Yamaha sekejap, saya mulai merasa kecepatan akselerasi di tikungan tak cukup baik,” papar Bradl.

 

“Grip ban saya khususnya di sebelah kiri mudah aus dan akhirnya saya tak bisa mengancam mereka dan di pertengangan lomba, saya terpaksa tertinggal dari mereka hingga akhir lomba,” lanjutnya, sebagaimana dilansir Paddock Talk, Senin (9/7/2012).

 

Seperti yang diungkapkan di atas, setelah tertinggal dari grup terdepan, Bradl hanya bisa terus bertahan di posisi kelima. Menjelang akhir lomba, ancaman Bradl berkurang karena Hayden dan Barbera melorot performanya. Rossi menjadi satu-satunya rival kuat yang bertarung dengannya hingga akhir.

 

“Setelah itu saya hanya bisa terus bertahan semaksimal mungkin menahan laju Rossi, Hauden dan Barbera di tiga lap terakhir. Saya senang dengan hasil ini karena saya bisa menghalangi mereka. Hasil ini fantastis bagi saya, keluarga, tim dan juga fans lokal di sini,” pungkas putra legenda Helmut Bradl tersebut.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini