Situasi pelik yang dihadapi para rider Honda membuat manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, angkat bicara memberikan pembelaan. Terlebih lagi, kontribusi Veda sangat masif bagi tim karena menyumbangkan hingga 97 persen dari total perolehan poin Honda Team Asia hingga seri ke-13 ini.
Aoyama menjelaskan masalah utama Veda di Aragon bersumber dari hilangnya daya cengkeram ban seiring berjalannya lomba. Kondisi tersebut membuat Veda kesulitan menghentikan laju motor di paruh kedua balapan hingga akhirnya melakukan beberapa kesalahan fatal.
Di sisi lain, Veda masih jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan rekan setimnya yang merupakan representasi pabrikan asal Jepang, Zen Mitani. Mitani yang finis di posisi ke-23 Aragon baru mengoleksi dua poin sepanjang musim ini, sehingga rapor gemilang Veda Ega Pratama tetap layak diapresiasi di tengah ketatnya persaingan Moto3 2026.
(Rivan Nasri Rachman)