Selain peningkatan kinerja, Kemenpora juga kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Capaian tersebut menjadi salah satu indikator positif dalam proses pembenahan tata kelola di kementerian.
“Alhamdulillah kami bertemu BPK, kami dapatkan WTP kembali, dan ini hal yang positif,” tutur pria berusia 56 tahun itu.
Erick menilai capaian kinerja dan opini WTP menjadi dua indikator penting dari berbagai pembenahan yang telah dilakukan di lingkungan Kemenpora. Menurutnya, perbaikan tata kelola juga harus berjalan beriringan dengan prinsip transparansi.
“Ini dua hal yang membuktikan, kami banyak melakukan perbaikan dan harus transparan,” pungkas Erick.
(Wikanto Arungbudoyo)