AJANG prestisius bulu tangkis dunia, BWF World Championships 2026, akan segera bergulir di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, India, pada 17 hingga 23 Agustus 2026. Di balik persiapan megah turnamen akbar ini, tersimpan sebuah cerita unik yang sukses mencuri perhatian publik internasional.
Berdasarkan laporan dari New Straits Times, Selasa (11/8/2026), panitia penyelenggara dari Asosiasi Bulu Tangkis India (BAI) mengambil langkah tidak biasa untuk mengantisipasi gangguan satwa liar. Mereka secara khusus merekrut sekelompok tenaga ahli yang memiliki kemampuan unik menirukan suara panggilan monyet langur.
Langkah preventif ini diambil bukan tanpa alasan mengingat primata jenis rhesus tersebut kerap menjadi ancaman serius di ibu kota India. Para monyet liar tersebut sering menyusup ke dalam gedung serta menyerang warga atau pengunjung yang tidak siap.
Pentingnya kehadiran para peniru suara monyet ini merujuk pada insiden memalukan yang terjadi sebelumnya. Pada turnamen India Open 2026 di arena yang sama tahun ini, panitia sempat dibuat kewalahan ketika seekor monyet tertangkap basah berkeliaran di area tribun penonton.
Primata berukuran lebih besar dengan wajah hitam, yakni langur, dikenal sebagai penangkal paling efektif untuk mengusir kawanan rhesus yang kerap mengganggu. Bahkan, salah satu tenaga ahli bernama Zafar sempat mendemonstrasikan keahlian suara lolongannya di hadapan media saat kunjungan stadion.
Kehadiran para pawang manusia ini diharapkan mampu menjaga keamanan dan kenyamanan arena selama kejuaraan berlangsung, sehingga para atlet dunia dapat fokus bertanding tanpa gangguan eksternal.