"Sebelumnya, Nova memberi tahu saya bahwa dia telah menerima tawaran untuk kembali ke PBSI sebagai pelatih. Saat itu, dia mengatakan perlu berbicara dengan keluarganya dan ibunya," kata Rexy Mainaky.
"Keluarganya merasakan dia sepatutnya menerima tawaran itu jika ada peluang untuk kembali ke PBSI, dan adalah lebih baik dia kembali ke Indonesia," lanjut Rexy Mainaky.
"Ia juga mengatakan kepada saya bahwa ibunya mendorongnya untuk kembali. Pada akhirnya dia menerima tawaran itu dan kembali," tutup Rexy Mainaky.
Kepergian Nova Widianto menjadi kehilangan bagi BAM mengingat kontribusinya dalam membangun sektor ganda campuran Malaysia selama lebih dari tiga tahun terakhir. Sementara bagi PBSI, kembalinya Nova diharapkan mampu memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi ganda campuran Indonesia di level internasional.
(Ramdani Bur)