"Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kejuaraan ini. Harapannya dari ajang pembibitan ini, target kita di Porprov mendatang bisa meraup empat medali emas dari cabang olahraga biliar. Melalui KONI, setiap cabor terus kami beri dukungan penuh untuk pencarian bakat," tutur Respati.
Tidak hanya dari pemerintah, ajang biliar bergengsi ini pun disambut positif oleh para peserta yang merupakan atlet unggul dari setiap daerah di Indonesia. Salah satunya seperti atlet biliar handicap 4 asal Jakarta, Desi Aristya.
"Harapannya semoga turnamen biliar seperti ini makin banyak digelar agar kita punya lebih banyak wadah untuk berprestasi dan menambah pengalaman," ungkap Desi.
Hal serupa juga disampaikan oleh Johannes, atlet asal Tangerang dengan handicap 5 yang sukses meraih kemenangan di laga perdananya. Ia menilai kesiapan panitia, fasilitas meja, hingga pelayanan tempat pertandingan sangat memuaskan.
"Secara kesiapan venue, panitia, dan pelayanan di Solo ini sangat terakomodasi. Tempatnya sangat layak untuk turnamen seri nasional. Harapannya ajang seperti Labewa se-Nusantara ini bisa rutin diadakan," pungkas Johannes.
(Wikanto Arungbudoyo)