INDONESIA meraih satu medali emas dan satu perak di Asian Boxing U-19 & U-23 Championships 2026. Hasil ini menjadi sinyal positif kebangkitan tinju Indonesia menuju ajang-ajang multievent internasional.
Medali emas dipersembahkan Anggi Intania Chalik setelah tampil dominan di partai final nomor U-19 Putri Light Flyweight (45-48 kg) dengan mengalahkan wakil India Gunjan. Sementara itu, satu medali perak diraih Dira Artika dari nomor U-19 Putri Featherweight (54–57 kg) usai dikalahkan wakil India lainnya, Prachi pada laga yang digelar di Hall Basket GBK Senayan.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi PP PERBATI (Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia atau Pengurus Besar Tinju Indonesia) sekaligus menjadi modal berharga dalam menatap Asian Games Aichi-Nagoya 2026, SEA Games 2027, hingga target jangka panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, mengapresiasi sukses penyelenggaraan kejuaraan sekaligus pencapaian para petinju Indonesia yang dinilainya menjadi awal kebangkitan tinju nasional.
"Saya memberikan apresiasi kepada Ketua Umum PP PERBATI yang berhasil mendapatkan kepercayaan dari Federasi Tinju Internasional untuk menjadi tuan rumah. Penyelenggaraannya luar biasa dan berhasil melahirkan prestasi yang membanggakan. Selamat juga untuk Anggi. Ini menjadi cikal bakal lahirnya prestasi-prestasi berikutnya," ujar Okto yang menyaksikan langsung perjuangan Anggi meraih medali emas di atas ring.
Menurut Okto, hasil ini menjadi momentum penting karena Indonesia akan menghadapi sejumlah agenda besar olahraga internasional dalam beberapa tahun ke depan.